Pengertian, Rumus dan Contoh Simple Past Future Tense

Diposting pada

Simple Past Future Tense adalah jenis kalimat yang biasa digunakan untuk mengungkapkan suatu impian yang tidak terjadi seperti yang seharusnya. Disebut past karena sudah terjadi di masa lalu dan dikatakan future karena tindakan ini akan dilakukan. Karena akan dilakukan, maka kenyataannya akan selalu berlawanan. Artinya, kurang lebih akan sama artinya jika pembicara mengatakan: “ kemarin saya akan mengikuti rapat penting, tetapi saya kemarin ketinggalan kereta”. Sehingga kenyataannya saya tidak bisa mengikuti rapat penting. Kalimat ini juga akan digunakan dalam rumusan grammar confitional type 2 yang digunakan juga bersama kalimat simple past.

Kalimat Simple Past Future ini sebenarnya merupakan kategori simple seperti simple present tense, simple past tense, atau simple future tense karena tidak menunjukkan suatu keterangan bahwa tindakan tersebut telah selesai (perfect) atau sedang (continuous) dilakukan. Rumus untuk kalimat Simple Past Future ini hanya memerlukan dua identitas kalimat, yaitu past yang menggunakan verb 2 dari kata kerja bantu future yang menggunakan will yang menjadi would dan verb 1 (complement yang bentuknya infinitive)untuk bentuk verbal.

Loading...

Keterangan waktu yang digunakan pada past future tense yaitu : at that time, yesterday, two days ago, last week, the day before,m the following day, the following year, the previous day, the year before, dan lain-lain.

Sebagai catatan:

  • Should biasanya digunakan untuk subject I dan We
  • Would beasanya digunakan untuk You, They, She, He, dan It. Namun dalam bahasa Inggris modern, Would juga bisa digunakan pada subjek I dan We.

Kalimat Positif (Positive Sentence)

Rumusnya adalah:

  • Subject + Should/Would + Verb 1 + Object
  • Subject + Should/Would + Be + Nominal

Sebagai contoh:

  • I should come to her house if her parents are not there
  • You would help me to move this table to the corner

Kalimat Negatif (Negative Sentences)

Rumusnya adalah:

  • Subject + Should/Would + Not + Verb 1 + Object
  • Subject + Should/Would + Not + Be + Nominal

Sebagai contoh:

  • I should not come to her house if her parents are not there
  • You would not help me to move this table to the corner

Kalimat Interogatif (Interrogative Sentences)

Rumusnya adalah:

  • Should/Would + Subject + Verb 1 + Object
  • Should/Would + Subject + Be + Nominal

Sebagai contoh:

  • Should I come to her house if her parents are not there?
  • Would you help me to move this table to the corner?

Kalimat Interogatif Negatif (Negative Interrogative Sentences)

Rumusnya adalah:

  • Should/Would + Not + Subject + Verb 1 + Object
  • Should/Would + Not + Subject + Be + Nominal

Sebagai contoh:

  • Should not I come to her house if her parents are not there?
  • Would not you help me to move this table to the corner?

Penggunaan Simple Past Future Tense

  1. Lampau dan Akan datang berfungsi untuk menggambarkan tindakan yang akan dilakukan pada masa lampau. Karena tindakan tersebut akan dilakukan pada masa lampau, maka pekerjaan itu tidak terjadi atau tidak terlaksana. Artinya kalimat yang diucapkan akan selalu berseberangan dengan fakta yang ada.

Contoh:

  • Last week, he would come to visit his girlfriend, but the weather was so bad
  1. Untuk membuat klausa atau kalimat bersyarat yang dikenal dengan conditional sentence type 2

Contoh:

  • She would give me a surprise last night but, I went out
  1. Sebagai bentuk pertanyaan, kalimat jenis ini bisa berfungsi untuk meminta dengan sopan.
  • Would you help me please?

Sebagai tambahan:

Be going to adalah bentuk lain dari kata bantu tenses future. Seperti pada present future tense dan past future tense, menggunakan be going to sebagai bentuk lain. Dan “be” harus berbentuk lampau juga, seperti: was + going to, were + going to.

Contoh:

I was going to come late.  (Verbal Past Future Tense)

I was going to be late. (Nominal Past Future Tense).

Loading...