Pengertian, Rumus dan Contoh Kalimat Simple Past Tense

Diposting pada
Advertisement

Simple Past, Past Simple, atau Past Indefinite, merupakan bentuk dasar dari Past Tense dalam Bahasa Inggris modern. Past Tense ini digunakan untuk menggambarkan peristiwa di masa lalu, meskipun juga memiliki kegunaan lain. Kata kerja reguler biasanya menggunakan akhiran –ed, dan ada juga kata kerja irreguler dengan bentuk-bentuk yang berbeda.

Istilah simple digunakan untuk membedakan antara bentuk kalimat yang menggunakan kalimat lampau yang sederhana dengan kalimat lampau yang menggunakan kata kerja bantu (auxiliary verb) dengan participles, seperti past perfect dan past progressive.

Advertisement

Simple Past Tense digunakan untuk membicarakan tindakan yang sudah terjadi di titik waktu tertentu di masa lalu. Anda menggunakan Simple Past tense ketika kalimat tersebut menggunakan keterangan waktu.

Dengan kata lain, Simple Past digunakan untuk membicarakan tindakan yang sudah selesai dalam waktu sebelum sekarang.

Kalimat Positif (Affirmative Sentence)

Kalimat positif Simple Past Tense sangat sederhana

Rumusnya:

Subject + Verb 2 (past tense)

Subject + be (was/were)

Sebagai contoh:

  • My mother came
  • I was the principal

Kalimat Negatif (Negative Sentences)

Untuk kalimat negatif dan interogratif ,bentuk kata ”did” sebagai kata kerja biasa, menggunakan kata tambahan “do”, misalnya:

  • We didn’t do our homework last night

Bentuk negative dari “have” dalam Simple Past biasanya terbentuk menggunakan kata kerja tambahan “do”, tetapi kadang-kadang cukup menambahkan “not” atau singkatan “n’t

  • We didn’t have any money.

Rumusnya:

Subject + did + not + infinitive

Subject + be (was/were) + not + nominal

Sebagai contoh:

  • My mother didn’t come
  • I wasn’t the principal

Kalimat Interogatif (Interrogative Sentences)

Bentuk interogratife dari “have” dalam Simple Past biasanya menggunakan tambahan “do

  • Did you have any marbles when you were young?

Rumusnya:

Did + Subject + infinitive

Be (was/were) + Subject + nominal

Sebagai contoh:

  • Did my mother come?
  • Was I the principal?

Kalimat Interogatif Negatif (Negative Interrogative Sentences)

Rumusnya:

Did + not + Subject + infinitive

Be (was/were) + not + Subject + nominal

Sebagai contoh:

  • Didn’t my mother come?
  • Wasn’t I the principal?

Modal Verbs

Modal verbs menjadi aneh dalam Simple Past. Kata kerja yang paling penting untuk diingat adalah “must”. Perhatikan bagaimana kata “must” berubah mejadi “had to” dalam Simple Past.

  • I must call my husband now.
  • I had to call my husband yesterday.

Penggunaan Simple Past

  1. Menyelesaikan tindakan di masa lalu

Gunakan Simple Past untuk mengekspresikan gagasan bahwa suatu tindakan dimulai dan sudah selesai pada waktu tertentu di masa lalu. Terkadang, pembicara mungkin tidak menyebutkan waktu tertentu, tetapi mereka memiliki suatu waktu tertentu di dalam pikiran mereka.

Contoh:

  • Last year, I didn’t travel to Thailand.
  1. Rangkaian tindakan yang sudah selesai

Kita menggunakan Simple Past Tense untuk serangkaian tindakan yang sudah selesai di masa lalu. Tindakan ini terjadi pertama kali, kedua, ketiga, ke empat, dan seterusnya.

Contoh:

  • I finished work, walked to the park, and found a nice place to read a book.
  1. Durasi di masa lalu

Simple Past Tense bisa digunakan dengan durasi yang dimulai dan juga selesai di masa lalu. Durasi adalah tindakan yang sering tidandai dengan ekspresi seperti: selama dua tahun (for two years), selama lima menit (for five minutes), sepanjang hari (all day), sepanjang tahun (all year), dan lain-lain.

Contoh:

  • Romel studied English for five years.
  1. Kebiasaan di masa lalu

Simple Past Tense juga digunakan untuk menggambarkan kebiasaan yang berhenti di masa lalu. Hal ini bisa memiliki arti yang sama seperti “dulu (used to)”. Untuk memperjelas bahwa kita sedang berbicara tentang kebiasaan, kita serinig mnambahkan ekspresi seperti: selalu (always), sering (often), biasanya (usually), tidak pernah (never), ketika saya masih anak-anak (when I was a child), ketika saya masih muda (when I was younger), dan lain-lain.

Contoh:

  • I studied Portuguese when I was a child.
  1.  Fakta di masa lalul atau generalisasi

Simple Past Tense juga bisa digunakan untuk menggambarkan fakta di masa lalu atan secara umum sudah tidak lagi benar. Seperti dalam penggunaan nomor 4 di atas, penggunaan Simple Past Tense ini sangan mirip dengan ungkapan “biasanya (used to)”.

Contoh:

  • He didn’t like potatoes before.

Penting untuk diingat!

Klausa adalah kelompok kata yag memiliki makna tetapi seingnya bukanlah kalimat lengkap. Beberapa klausa dimulai dengan kata “ketika (when)” seperti “when I drop my pen…”atau “when class began”. Klausa ini dsebut dengan “when-klausa”, dan klausa ini sangatlah penting.

Berikut ini adalah contohnya:

  • When I paid him one dollar, he gave me new pen.
  • He gave me new pen when I paid him one dollar.

When-klausa ini penting karena klausa ini selalu terjadi pertama kali saat kedua klausa ada di dalam sebuah kalimat Simple Past. Kedua contoh di atas memiliki pengertian yang sama: pertama “I paid him one dollar, and then, he gave me new pen”. Tidak penting apakah “when I paid him one dollar” pada awal kalimat atau di akhir kalimat. Namun contoh berikut ini memiliki arti yang berbeda. Pertama, dia memberi saya pulpen baru, dan kemudian, saya membayarnya satu dolar.

  • I paid him one dollar when he gave me new pen.
Advertisement
Advertisement