Contoh Percakapan Bahasa Inggris Expression of Regret Beserta Artinya

Diposting pada
Advertisement

CONTOH EKSPRESI REGRET DALAM BAHSA INGGRIS – Regret atau dengan kata lain dalam bahsa Indonesia adalah perasaan menyesal merupakan salah satu perasaan dimana sering muncul ketika kita merasa bersalah akan suatu perbuaatan yang tidak pantas kita lakukan, atau suatu perlakuan yang berpotensi menyinggung perasaan orang lain. Perasaan “menyesal” biasanya muncul dengan berbagai ekspresi, mengandung pearasaan sedih. Dalam bahasa Inggris Ekspresi ini memiliki beberapa cara untuk menunjukkanny, kata – kata yang di gunakan juga bermacam ragam.

Pada kesempatan kali ini kita akan melihat beberapa contoh kalimat yang menunjukkan ekspresi menyesal yang mungkin bisa menjadi inspirasi kamu dalam mempelajari ekspresi menyesal dalam bahasa Inggris.

Advertisement

Contoh kalimat:

“If only we had not missed the last flight home, we could have seen her one last time.” Sekiranya kita tidak ketinggalan penerbangan pulang ke rumah, setidaknya kita bisa melihatnya untuk terakhir kali.

“I wish I had told him how I really felt, before he left.” Aku harap aku bisa mengatakan bagaimana perasaanku yang sesungguhnya, sebelum dia pergi. Tapi aku tidak mengatakannya.

“If only I knew what was in the exam, then I could revise properly for it.” Andai saja aku tahu soal apa saja yang keluar di ujian, aku bisa memperbaikinya dengan baik.

“I wish you wouldn’t speak with your mouth full!” Aku harap kau tidak berbicara dengan mulut penuh terisi. Tapi kenyataanya kau bicara dengan mulut terisi penuh.

“If only the trains would run on time, then we would not have any difficulty in getting to work.” Andai saja kereta apinya berangkat tepat waktu, pasti tidak ada kendala kita berangkat kerja.

“I wish it would stop raining, as it’s always so cold.” Aku harap hujannya bisa segera berhenti, karna begitu dingin..

 

Regret atau sebuah ekspresi penyesalan merupakan suatu kejadian yang diharapkan terjadi sesuai ekspektasi namun pada kenyataanya tidak terjadi seperti yang di inginkan. Dalam ekspresi ini sering di gunkan rumus:

I wish/If only + Past perfect

 

 I wish I had come to your party! Aku harap aku bisa menghadiri pesta (pada kenyataannya tidak dapat menghadiri pesta)

 I wish I had worked harder. Aku harap aku dapat bekerja keras (pada kenyataannya aku tidak bisa bekerja terlalu keras)

 If only I hadn’t eaten so much. jika saja aku tidak bannyak makan (pada kenyataanya dia kebanyakan makan)

 If only I had driven more carefully. jika saja aku menyetir dengan hati – hati (pada kenyataanya tidak menyetir dengan hati – hati)

I should have (not) + Past Participle

 I should have come to your party. Aku seharusnya datang ke pestamu (kenyataanya tidak datang)

 I should have worked harder. Aku seharusnya bekerja lebih keras lagi(kenyataanya aku tidak bekerja lebih keras)

 I should haven’t eaten so much. Aku tidak seharusnya makan terlalu banyak (kenyataannya aku sudah makan teralalu banyak)

 I should have driven more carefully. aku seharusnya mengendarai dengan lebih hati – hati (kenytaanta tidak, hingga terjadi kecelakaan)

I regret +Noun/V-ing

 I regret not coming to your party. Aku menyesal tidak menghadari pestamu

 I regret not working harder. Aku menyesal karena tidak bekerja dengan lebih giat

 I regret eating so much. Aku menyesal makan sangat banyak

 I regret leaving you alone. Aku menyesal telah meninggalkanmu sendirian

 I regret the things I didn’t do when I had the chance. Aku menyesal atas hal – hal yang tidak aku lakukan ketika aku memiliki kesempatan untuk melakukannya.

 

Mari kita lihat contoh dialog singkat ekspresi regret:

Adi:  Hei Jenny, what’s going on with you? Why you didn’t came to my party yesterday? Hai Jeny, apa yang terjadi denganmu? Kenapa kamu tidak datang ke pestaku kemarin?

Jeny: Hi Adi, I’m sorry I wish I had come to your party but my mom called to take her to hospital. Hi Adi, aku minta maaf  tadinya aku berharap bisa datang ke pestamu tetapi ibuku menelfon untuk membawanya ke rumah sakit.

Adi: Really? is she ok? Benarkah? Apakah dia baik – baik saja?

Jeny: Yeah, she is doing well now. How is the party anyway? Ya, dia baik – baik saja sekarang. Bagaimana dengan pestanya?

Adi: The party was so fun, we sang a song whole night with my family in the back yard. Pestanya sangat menyenangkan, kami bernyanyi bersama dengan keluargaku sepanjang malam di halaman belakang rumah.

Jeny: ha… I really regret not coming to  your party. Ha… aku sangat menyesal tidak datang ke pestamu

Adi: It’s ok, we can celebrate another party together nextime. Tidak masalah, kita bisa merayakan pesta lainya lain kali.

 

Nah, beberpa contoh diatas semoga dapat membantu latihan bahasa Inggris yang sudah kalian lakukan otodidak selama ini. Ekspresi – ekspresi di atas tentunya berguna di dalam kehidupan sehari – sehari. Kalian dapat mengaplikasikannya ketika berbica dengan teman, atau dengan anggota keluarga yang mengerti dan memahami bahasa Inggris. Tidak hanya itu, ekspresi ini juga dapat kalian terapkan ketika sedang chatting dengan teman – teman manca Negara yang berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Selamat mencoba dan terus belajar ya teman – teman.

Advertisement
Advertisement