Contoh Naskah Drama Si Kabayan dalam Bahasa Inggris

Diposting pada
Advertisement

DRAMA SI KABAYAN DALAM BAHASA INGGRIS DAN ARTINYA

Kabayan merupakan salah satu cerit rakyat Sunda yang sejajar dengan Abu Nawas dan Koja Nasruddin. Kabayan merupakan tokoh yang bodoh yan kaya. Kisah kabayan sering melekat dengan nilai – nilai kerakyatan dan agama islam. Kisah kerakyatan inilah yang kemudian membuat kabayan sangat terkenal sampai saat ini. Tidak jaarang film – film yan mengangkat kabayan sebagai tema film yang sudah di modrenisasikan. Dibawah ini kita akan melihat contoh drama kabayan dalam bahasa ingris dan artinya;

Advertisement

 

Contoh Naskah Drama Si Kabayan dalam Bahasa Inggris

 

Long time ago, there lived a man named KABAYAN with his family in a small village. One day, his AMBU get angry because he just sleep everyday and don’t do anything for get a job(Zaman dahulu, tinggalah seorang lelaki bernama Kabayan dengan keluarganya di desa yang kecil. suatu hari, ibunya marah karena dia tidur setiap hari dan tidak melakukan apapun untuk bekerja.)

AMBU                   : (Sceamed) “Kabayan…. kabayan!!!!”(Kabayan..!kabayan!)

KABAYAN            : (Still Sleep) “Zzzzzzz”(tetap tertidur)

AMBU                   : (Hit kabayan) “Asstagfirullah Kabayan!! Get up now!!!”(Astagfirullah Kabayan! Bangun sekarang!)

KABAYAN               : (open his eyes and getting up) “What happend Mom? I am so sleepy now.. hoammm……”(membuka matanya dan bangun (ada apa ibu?) aku sangat mengantuk sekarang)

AMBU                     : “Kabayan Kabayan. How you can get a job if you just sleep every time?”(Kabayan.. Kabayan. Bagaimana dkau bisa mendapatkan pekerjaan jikaa kau tidur setiap waktu?)

KABAYAN               : “Never mind Mom, I’ll thought about that”(Sudahlah bu, aku akan memikirkan tentang itu)

AMBU                   : “You must get a job Kabayan, how about your wife and your children if up until now you don’t get a job?”(kau harus mendapatkan kerja kabayan, bagaimana dengan istri dan anakmu jika sampai saat ini kau belum mendapatkan pekerjaaan?)

KABAYAN               : “Okay mom, I promise I’ll Get a job”(baik bu, aku berjanji akan mendapatkan pekerjaan)

AMBU                     : “Okay, do it now!”(baiklah, lakukan mulai dari sekarang)

KABAYAN               : (stand up) “Yeaa, I’ll go now. Assalamualaikum”(ya, aku akan pergi sekarang Assalamualaikum)

AMBU                     : “Waalaikumsalam”(walaikumussalam)

Kabayan walked aroud the village he want to borrow some money to buy a fram. He thought that the farm would make him become a rich person(Kabayan berjalan keliling kampung dan dia ingin meminjam uang untuk membali sebuah kebun. Dia berfikir kebun tersebut akan membuatnya menjadi kaya raya)

He decided to lend it from  MR. TOHA, the richest man in his village(dia memutuskan untuk meminjamnya dari Pak Toha, orang paling kaya di kampung.)

KABAYAN            : (Knocked the door) “Assalamualikum….” (assalamualaikum…)

MS. TOHA          : (Open the door) “Oh Kabayan, what can I do for you?”(oh kabayan, ada perlu apa?)

KABAYAN            : “Is Mr. Toha home?”(apakah pak Toha ada di rumah?)

MS. TOHA          : “Yes, he is home. What’s metter?”(ya dia di rumah ada masalah apa?)

KABAYAN            : “I need to meet him. Would you mind to call him for me?”(saya harus bertemu dengannya. bisakah anada memanggilnya?)

MS. TOHA          : “Yes sure, take a sit. I’ll call him, wait a minute.”(ya tent, silahkan duduk. tunggu sebentar saya akan memanggilnya)

KABAYAN            : “Yes thank you(ya terimakasih)

(Ms. Toha went inside her house to call his husband)(bu toha masuk ke rumahny untuk memanggil suaminya)

MS. TOHA          : “Oh Kabayan huh.. what’s up boy?”(Oh, kabayan , ada apa?)

KABAYAN            : “Hmmm… I need to talk to you sir. I need some money. I want to buy a farm near my house. And I think, you are the richest person here, so.. may I lend some money from you?”(saya mau bicara pak. saya butuh uang. Saya ingin membali kebun dekat dengan rumah saya. Dan saya rasa, anda orang terkaya di sini, jadi.. bolehkah saya meminjam uang?)

MS. TOHA          : “You want to lend some money from me? Okay, no problem. How much?”(kamu ingin meminjam uang dari saya? Ok, tidak masalah. Berapa banyak?)

KABAYAN            : “Five million rupiah(lima juta rupiah)

MS. TOHA : “Okay I’ll get it fror you. Wait a minute(ok, akan saya pinjamkan untukmu, tunggu sebentar)

KABAYAN            : “Yes, thanks sir”(ya, terimakasih pak)

(MR. TOHA got in to his house to take the money)(pak toha maasuk kedalam rumah untuk mengambil uangnya)

MS. TOHA          : “Here, five million right?”(ini, lima juta kan?)

KABAYAN            : “Yes, sir thank you so much”(ya, terimakasih pak)

MS. TOHA          : “Yes. You know the conditions right? You have to pay it next mounth with twtenty percent of the money you lent. What you think?”(ya, kamu tahu syaraatnya kan? kamu harus membayarnya bulan depan dengan bunga 20%. Bagaimana?)

KABAYAN            : “ye sir, no problem. I’ll pay it next mounth thank you so much(ya pak, tidak masalah. Saya akan membayarnya bulan depan. terimakasih banyak)

MS. TOHA          : “yes. Just go. I need to get some rest.”(ya, sekarangg pulanglaah, saya ingin istirahat)

KABAYAN            : “okay sir thanks. Assalamualikum”(ya pak, terimakasih. Assalamualaikum)

MS. TOHA          : “waalaikumsalam”(walaikumssalam)

Kabayan was very happy because Mr. Toha could leed him some money to buy the farm. While he was walking home, he sang a lovely song(kabayan sangat bahagia karena pak toha meminjamkannya uang untuk membeli tanah. Di perjalanan ulan kerumah, dia bernyanyi dengan riang)

Ms. Kabayan      : “Honey, you look so happy. What happened?”(sayang, kau tampak begitu bahagia. Ada apa?)

Kabayan              :  “Mr. Toha lent some money to buy the farm. We will rich!!!!!”(pak toha meminjamkan saya uang untuk membeli tanah, kita akan kaya)

Ms. Kabayan      : “Are you seriousl? That’s a good news!”(benarkah? Itu kabar bagus)

Kabayan              : “yea, it serious. We will rich my dear!! We will rich!!”(ya, saya serius. Kita akan menjadi kaya istriku)

AMBU                  : “You are so noisy! What are you doing?”(berisik, kalian sedang apa?)

Ms. Kabayan      : “we will rich mom, we will rich!!”(kita akan kaya bu, kita aka kaya)

AMBU                  : “Okay, that’s good.” (wah, itu bagus)

(They jumped around their own house becase they were very happy)(mereka melompat –  lompat dengan riang)

Time pass by and it is next mounth since Kabayan lent the money from Mr. Toha. And now he was sitting on a chair in his terrace(waktu berlalu dan sekarang sudah memasuki bulan selanjutnya sejak kabayan meminjam uang dari pak toha. Dan sekarang dia duduk di kursi teras)

He was looking for an idea to pay the debt. The farm that he bougth to make him rich didn’t produce good crops for him. So he dicided to sell it with a lower price(dia sedang berfikir bagaimana cara membayar hutang. Tanah yang dia beli tidak menghasilkan hasil yang baik)

He was completly lost. And now,  he sat on the bench and thought how to pay his debt. While he was seriously thingking about it, his wife came and bought him a cup of coffee(dia benar – benar bingung. Sekarang, dia hanya duduk di bangku dna berfikir cara untuk membayar hutang)

MS. KABAYAN  : “What happened to you my husband? You look so counfused”(ada apa suamiku? Kau tampak kebingungan)

KABAYAN            : “I must pay the debt to Mr. Toha today. But you know right, I have no money to pay it.”(saya harus membayar hutang kepada pak toha. Tetapi sekarang saya tidak punya uang untuk bayar hutang)

MS. KABAYAN  : “What kind I do for you?”(apa yang dapat saya bantu?)

KABAYAN            : “Just go inside. I shall think about it again until I find the way to pay it.”(masuk saja kedalam, saya harus berfikir lagi bagaimana cara membayarnya)

MS. KABAYAN  : “Okay..”(baiklah)

After a few times, Kabayan finally found a good idea. He stood up and jumped happily(setelah beberapa saat, kabayan akhirnya menemukan ide bagus, dia bangun dan melompat dengan bahagia)

KABAYAN            : “Ahh!! I have a good idea!!! My wife! Come here hurry up!!”(Ahh! Istriku cepat kemari!)

MS. KABAYAN  : (Run to her Husband) “What’s the matter?”((sambil berlari kepada suaminya) ada apa?)

KABAYAN            : “I have got an idea. Call mom, and our children! Hurry!”(aku puny aide bagus, panggil ibu, dan anak – anak kita)

MS. KABAYAN  : “Okay, wit a minute” (Go to call Ambu, Euis and Neneng)(baiklah tungu sebentar)

NENENG              : “What happened mom? I am on facebook you know! You distrubed me!”(apa yang terjadi bu? Saya sedang main facebook, ibu mengganggu)

EUIS                      : “Yeah, what happened? I have a lot of things to to!”(ya, ada apa? saya juga banyak kerjaan)

AMBU                  : “What things? You just pretend to be busy!”(kalian hanya pura – pura sibuk)

EUIS                      : “Whatever”(terserahlah)

KABAYAN            : “What’s wrong with you? You should help me now!”(ada apa dengan kalian, kalian harus membantuku sekarang)

NENENG              : “Help? What cand I do for you dead?”(bantu? Apa yang bisa kamu lakukan untuk ayah?)

KABAYAN            : “Please take a glue and double tape. Hurry up! We don’t have much time!!”(ambilkan aku lem dan double tip. Cepat! kita tidak punya waktu!)

EUIS                      : “Huh? For what dead?”(untuk apa ayah?)

KABAYAN            : “Shut up!! Just take it for me now! Hurry!!”(jangan banyak tanya cepat ambilkan)

EUIS & NENENG               : “Okay dead, we’ll get it now”(baiklah ayah, akan kami ambil sekarang)

KABAYAN            : “And you my wife, and mom. Take a pillow for me please!”(dan kau istriku dan ibu. Ambilkan aku bantal!”

MS. KABAYAN  : “Okay. Lets go mom”(baiklah ayo bu)

AMBU                  : “Okay”(baik)

(They do what that all of Kabayan asked for them)(mereka melakukan segala hal yang diperintahkan kabayan)

MS. KABAYAN  : “Here is the pillow”(ini bantalnya)

NENENG              : “Here is the glue dead(ini lemnya)

EUIS                      : “And here is the double tape”(dan ini double tip)

KABAYAN            : “Okay, thanks” (oke, terimkasih)

Then kabayan stared to tear the pillow and took all the kapok(kabayan kemudian merobek bantal dan mengambil semua kapuk didalamnya)

KABAYAN            : “Now, you must cover my body with this kapok (lift the pillow)(sekarang kamu harus membaluri tubuhku dengan kapuk)

MK,A,N,E            : “Okay!!” (Stared to cover Kabayan’s body with the kapok)(ok! (mereka mulai menutupi baadna kabayan dengan kapuk)

After a few times, Kabayan’s body was full of kapok(setelah beberapa saat, tubuh kabayan sudah tertutupi dengan kapuk)

KABAYAN            : “Now I will got into goat stable. If Mr. Toha, his wife and his daugther come, tell him that I go to the king to ofer my magic bird(sekarang aku akan pergi ke kandang kambing. Jika pak toha, istri dan anak perempuannya datang, katakan padanya aku pergi ketempat raja untuk menawarkan burung ajaib)

EUIS                      : “Then?”(lalu?)

KABAYAN            : “Then, tell him that I will use the money to pay my debt to him. Understand?”(katakana padanya uangnya akan aku gunakan untuk membayar hutang padanya)

MS. KABAYAN  : “Okay I understand”(ok, saya mengerti)

AMBU                  : “Yea, me too”(ya, saya juga mengerti)

EUIS & NENENG               : “Yes, we Understand”(ya, kami mengerti)

Then Kabayan got into the goat stable. A few times later, Mr. Toha, his wife, and his daughter Iis arrived at Kabayan’s house(kemudina kabayan masuk kedalam kandang kambing. Beberapa menit kemudian, pak toha, istri, dan anak perempuannya sampai kerumah kabayan)

MS. TOHA          : “Where is Kabayan?”(dimana kabayan?)

MS. KABAYAN  : “Where is Kabayan? He promised to pay all of debt today!”(dimana kabaya? Dia janji untuk membayar hutang)

NENENG              : “My dead is not at home now”(ayahku sedang tidak ada di rumah)

IIS                           : “You lie, I don’t believe you! Where is your Father?”(kamu bohong, aku tidak percaya! Diamana ayahmu?)

EUIS                       : “Hey she dosen’t lie! Our dead is not here now!!”(hey, dia tidak berbohong! Ayah kami sedang tidak ada dirumah!)

IIS                           : “Hey, don’t touch me!! Oh My GOD you make my clothes dirty”( hey, jangan sentuh aku! oh ya Tuhan kau membuat bajuku kotor)

NENENG              : “What are you saying?”(apa kamu bilang?)

MS. TOHA          : “Shut Up!! Now where is Kabayan?”(diam! sekarang dimana kabayan?)

AMBU                   : “Don’t you hear them sir, Kabayan is not here(tidak kah anda mendengarnya pak? Kabayan tidak ada dirumah)

MS. TOHA          : “YOU LIED!!” (Begin angry)(kau bohong!(mulai marah))

MS. TOHA          : “Calm down my honey. Alright, try to look after him in his old house! I’m sure he is here”(tenang istriku. Baiklah, coba cari dia di seluruh sudut rumah! saya yakin dia di sini!)

MS. TOHA : “Okay, you are right. Now Iis, and you my wife, go inside and find him!”(ok, kamu benar. Sekarang iis, dan  istriku, masuk ke dalam dan mencari kabayan.)

IIS                           : “Okay dad” (ok ayah)

MS. TOHA          : “Okay, I’ll find him(ok, aku kan mencarinya)

They walked around Kabayan’s house and try to find him. But, they can’t find Kabayan anywhere.(mereka mencari ke seluruh rumah kabayan dan mencoba untuk menemukannya. Tetapi. mereka tidak dapat menemukan kabayan di manapun)

IIS                           : “Dad, I don’t find him everywhere”(ayah, aku tidak menemukannya dimanapun)

MS. TOHA          : “Our Daughter righ my dear, he is not here”(anak kita benar sayang, dia tidak disini)

EUIS                       : “Isn’t it right? My dad is not home”(benar kan? ayahku tidak dirumah)

MS. TOHA          : “Where is Kabayan?”(dimana kabayan?)

NENENG              : “My dad offering his magic bird to the king”(ayahku sedang menawarkan burung ajaib kepada raja)

IIS                           : “Magic bird?”(burung ajaib?)

MS. KABAYAN  : “Yes, a magic bird”(ya, burung ajaib)

MS. TOHA          : “Where is the bird? I want to see it!”(dimana burung itu? aku ingin melihatnya!)

MS. TOHA          : “Yeah, where is the bird, let we see it!”(ya, dimana burungnya, ayo kita lihat)

AMBU                   : “No! You may not see it!!”(tidak! kau tidak seharusnya melihatnya!)

MS. TOHA          : “I don’t care! My wife, my girl, lets find the bird!”(aku tidak perduli! Istriku, anakku, ayo kita temukan burung itu.)

Mr. Toha, his wife and his daugther go around Kabayan house to looking for the magic bird. Until finally, Mr. Toha found something strange in the goat stable(pak Toha, istrinya dan anak perempuannya mencari ke seluruh rumah Kabayan untuk mencari burung ajaib. Sampai akhirnya, pak Toha menemukan sesuatu aneh di kandang kambing)

He dicided to open the stable, when he opened the stable, Kabayan run out from the stable. He ran very fast(dia memutukan untuk membuka kandang kambing, ketika dia membuka kandang kambing, kabayan lari dari kandang tersebut. Dia berlari sangat cepat)

MS. TOHA          : “What is that?”(apa itu?)

MS. TOHA          : “Yeh, it’s so misteriuosly”(ya, ini sangat misterius)

MS. TOHA          : “Hmm, I’ll open the stable”(hmm, aku akan membukanya)

MS. TOHA          : “No!! Don’t open the stable!!”(tidak! jangan buka kandang tersebut)

When the stable was open, kabayan run very fast and finally dissapear(ketika kandang tersebut terbuka, kabayan berlari begitu cepat dan akhirnya menghiang)

MS. KABAYAN  : “Look what you do! The bird is released!!”(lihat apa yang kau lakukan, burungnya kabur)

EUIS                       : “How does it would be mom?”(bagaimana bisa bu?)

NENENG              : “Yeah, the revenue of the bird sale will be use to pay the debt. But now the bird is released”(hasil dari menjual burung tersebut akan kami gunakan untuk membayar hutang. tetapi sekarang burungnya sudaah lepas.)

EUIS                      : “Yeah, then how can we pay our debt?”(ya, sekarang bagaimana kami bisa membayar hutang sekarang)

MS. TOHA          : “I am so sorry, I don’t mean to”(aku minta maaf, aku tidak bermaksud seperti itu)

MS. KABAYAN  : “Then, what should we do now?”(lalu, apa yang harus kami lakukan sekarang?)

MS. TOHA          : “Hmm, as an apology, all your debt is paid”(sebagai permintaan maaf, semua hutangmu lunas)

EUIS                      : “You lied!”(kau bohong)

MS. TOHA          : “No, I’m serious. All your debt is paid. But don’t tell to the king that I released the bird”(tidak aku serius. Semua hutangmu terbayar. Tapi jangan bilang pada raja bahwa kami membuat burungnya kabur.)

NENENG              : “Actually that still less… but thank you. That’s very kind of you(sebenarnya itu masih kurang… tapi terimakasih atas kebaikanmu)

MS. TOHA          : “Okay honey, lest go home now”(baiklah sayang, ayolah kita pulang sekarang)

IIS                           : “yeah dad, lets go home”(ya ayah, ayo kita pulang)

MS. TOHA          : “Okay, we’ll home now. I am sorry for the bird. Assalamualaikum..”(ok, kita akan pulang sekarang. aku minta maaf soal burungnya. Assalamualaikum..)

MK,E,N,A            : “Waalaikumsalam”(walaikumsalam)

After that, MR. Toha, his wife and his daugther leave the house quickly. Then, Kabayan appear with a joyful face(setelah itu, pak Toha, istri dan anak perempuan meninggalkan rumah dengan cepat. Kemudian, Kabayan muncul dengan wajah gembira.)

KABAYAN            : “How does my plan? Isn’t it amazing?”(bagaimana dengan rencanak? Luar biasa kan?)

EUIS                       : “Haha, you are so clever dad(haha, ayah sangat pintar)

AMBU                   : “Kabayan.. kabayan(kabyan…kabayan)

MS. KABAYAN  : “Yeaaa.. you are totally clever”(ya, kamu meman sangat pintar)

NENENG              : “Your Idea was incredible!”(idemu memang sangat luar biasa)

KABAYAN            : “Of course, KABAYAAAN te’a…… hahaha”(tentu saja, Kabayan gituloh.. hahahha)

In the end, they were happy because they don’t need to pay the debt. They held a simple party for three days, and from then on, they tried not to lend money from other people(pada akhirnya, mereka bahagia karena tidak harus membayar hutang. Mereka berpesta selama tiga hari, dan mulai saat itu mereka tidak meminjam uang pada siapapun lagi.)

Moral; jangan pernah berhayal tanpa pernah berusaha dengan benar.

 

Semoga drama diatas dapat menjadi sumber belajar bahasa Inggris dan sumber dalam membuat tugas sekolah. Tidak hanya itu, cerita rakyat dapat menjadi pelajaran hidup yang dapat kita ambil hikmah dan pelajarannya untuk diterapkan didalam kehidupan sehari – hari dalam bermasyarakat. Kabayan merupakan karakter Sunda yang baik, namun sifat malas dan selalu menginginkan cara – cara instan dalam mendapatkan sesuatu adalah salah satu karekternya yang tidak patut dicontoh.

Advertisement
Advertisement