Contoh Naskah Drama Keong Mas dalam Bahasa Inggris

Diposting pada
Advertisement

DRAMA KEONG EMAS DALAM BAHASA INGGRIS DAN ARTINYA – Cerita rakyat merupakan salah satu harta karun budaya yang harus kita jaga dan terus kita turunka kepada generasi ke generasi. Budaya merupakan salah satu harta berharga yang merupakan identitas kita sebagai bangsa Indonesia. Sebagai anak bangsa yang terus berkembang bersama zaman, kita di tuntut untuk lebih kreatif lagi memperkenalkan budaya – buaday kita kepada hal layak ramai.

Tugas anak muda adalah membungkus budaya agar dapat berjalan bersamaan dengan perkembangan zaman. Budaya bukanlah suatu yang ketinggalan zaman atau tidak gaul, justru menjadi anak gaul harus mengenal jati dirinya sendiri, mengenal jati diri bangsanya. Dibawah ini terdapat salah satu drama cerita rakyat dalam bahasa Inggris dan Artinya;

Advertisement

 

Contoh Naskah Drama Keong Mas dalam Bahasa Inggris


Scene 1
Long time ago, In Daha Kingdom, lived two beautiful girls named Dewi Kirana dan Dewi Galuh(zaman dahulu kala,  di kerajaan Daha, tinggallah dua orang gadis canti bernama Dewi Kirana dan Dewi Galuh)

The King: “Dewi Kirana, tomorrow you will enganged with Raden Inu Kertapati from Kahuripan Kingdom.”(Dewi Kirana , besok kau akan bertunangan dengan Raden Inu Kertapati dari Kerajaan Kahurdipan)
Dewi Galuh : “what?”(apa?)
Dewi Kirana : “yes, my father I will do it for our kingdom, for you, and for my love.”(ya,  ayah aku akan melakukanya demi kerajaan,  kau dan deni cintaku)
Dewi Galuh : “why do not me? This is nor fair for me!”(kenapa bukan aku?)

The day when Dewi Kirana enganged with a kind and wise person from Kahuripan Kingdom named Raden Inu Kertapati(pada hari Dewi Kirana bertunangan dengan seorang yang baik dan bijak sana dari kerajaan Kahuripan bernama Raden Inu Kertapati)

The King: “ladies and gantleman! today, my daughter Dewi Kirana enganged with Raden Inu Kertapati. May they will be happy until the end of time and they will marry one month after this moment.”(saudara sekalian!  Hari ini, anak perempuanku Dewi Kirana bertunangan dengan Raden Inu Kertapati. Semoga mereka dapat bahagia sampai akhir waktu dab mereka akan menikah satu Bulan lagi)
Inu Kertapati : “thanks a lot, Dewi Kirana. I will always love and prevent mu forever.”(terima Kasih banyak Dewi Kirana.  Aku akan selalu mencintaimu dan melindungimu selamanya)
Dewi Kirana : “I just can give my heart for you. Thank you so much.”(aku hanya bisa memberikan hatiku untukmu.  Terimkasih banyak)

 

The ceremonial was end. Dewi Galuh felt envy, then she went to a witch.(pesta sudah selesai.  Dewi Galuh merasa cemburu,  kemudian dia pergi ke penyihir)


Dewi Galuh : “hey nyai, I very envy with Kirana because she enganged with Inu Kertapati. Bost her into something really disguisting and keep away from Inu Kertapati.”(nyai. Aku sangat iri kepada Kirana karena dia bertunangan dengan Inu Kertapati. Rubah dia menjadi sesuatu yang sangat menjijikkan dan jauhkan dia dari Inu Kertapati)
The Witch : “yes your majesty. I will do.”(baik tuan.  Akan saya lakukan)


Scene 2
The witch and Dewi Galuh met Dewi Kirana who was walking alone outside the palace(penyihir dan Dewi Galuh bertemu dengan Dewi Kirana yang berjalan sendirian di luar kerajaan)

Dewi Kirana : “what happend, Galuh. Who is she?”(ada apa Galuh.  Siapa dia?)
The Witch : “don’t ask a lot of questions!”(jangan banyak tanya)

The witch read a magic formula, Dewi Kirana turned into a gold snail(penyihir tersebut membacakan mantra,  Dewi Kirana berubah menjadi keong mas)

Dewi Galuh: “look sharp! Throw it to the river. Good bye, Kirana. I will arrogate Inu Kertapati from your self.”(lihat!  Lemparkan dia ke sungai.  Selamat tinggal Kirana. Aku akan merebut Inu Kertapati dari dirimu)


Scene 3
One day, a old woman looking for fish in the river(suatu hari,  seorang wanita tua mencari ikan di sungai)

The Old Woman: “nothing fish for me? Hah! What is this? Gold snail? So beautiful. ( then, the old woman back to home and put the gold snail into the crock.)(tidak ada ikan untukku? Hah! Apa ini? Keong emas? Sangat cantik.) kemudian, wanita tua itu kembali ke rumah dan meletakkan keong emas kedalam tempayan.


Scene 4
the next day, the old woman went to the river to catch some fish(besoknya,  wanita tua itu pergi ke sungai untuk menangkap ikan)

When she back to home, she was surprised because saw a lot ofdelicious on her table(ketika dia kembali kerumah, dia begitu terkejut karena melihat begitu banyak makanan lezat di atas meja)


The Old Woman: “Oh my God!  who would have sent all of this food? Thank you so much.” (the old woman, ate all of that food. The same thing happened everyday.)(oh,  ya Tuhan!  Siapa yang mengirim ini semua?  Terimkasih banyak.) wanita tua itu memakan semua makanan. Hal yang sama terjadi setiap hari


Scene 5
The old woman very curious where all the food came. She pretended to went to the river and peeked from behind the house(wanita tua itu sangat penasaran darimana asa. Semua makanan itu. Dia pura – pura pergi ke sungai dan mengintip dari belakang rumah)

The Old Woman: “ha?” (the old woman surpriesed when looked the golden snail change into beutiful girl who was cooking for her and then the old woman entered to the kitchen.) “who are you girl?” (hah?)  wanita tua itu terkejut ketika melihat keing emas itu berubah menjadi seorang gadis cantik yang memasak untuknya dan kemudian wanita tua itubmssuk ke dalam dapur (siapa kamu nak?)
Dewi Kirana: “I’m a princess from Daha Kingdom. A witch envoy my sister change me into a golden snail because she was envy with me.”(saya Putri dari kerajaan Daha. Seorang penyihir utusan kakak saya sudah mengubah saya menjadi keong emas karena dia cemburu psda saya)


after that, Dewi Kirana changed again into the golden snail and the old woman greatly amazed(setelah itu, Dewi Kirana berubah kembali menjadi keong emas dan wanita tua itu benar – benar terkejut)

 

Scene 6
Raden Inu Kertapati looked for Dewi Kirana with turned into ordinary people. And then he met a raven which was a wicth(Raden inu Kertapati melihat Dewi Kirana berubah menjadi orang biasa.  Dan kemudian dia bertemu dengan gagak yang mana seorang penyihir)
The Witch : “let me show you the way to find Dewi Kirana.”(biarkan aku menunjukkan cara untuk menemukan Dewi Kirana.)

Inu Kertapati : “you know it? (the rave keep nodding.) okay,let’s go!.”(apakah kau tau?)  gagak itu mengangguk. (Ayo,  kita pergi)

The rave showed the wrong way to Inu Kertapati(gagak tersebut menunjukkan jalan yang salah kepada Inu Kertapati)


Scene 7
Along the way, they met a hungry old man(di jalan,  dia bertemu dengan seorang wanita tua yang kelaparan)

Inu Kertapati : “so pity. It’s a bit for you..”(sangat kasihan, ini sedikit makanan untukmu)
The Old Man : “thanks a lot, boy. You are so kind with me.”(terimakasih banyak,  nak. Kau sangat baik denganku)

The old man was having magic. He immediately hit the rave with his stick. The rave was destroyed(lelaki tua itu punya kekuatan,  dia kemudian memukul gagak dengan tongkatnya)

The Witch : “aaaaaaa!!”(aaaaaa)
The Old Man : “it is incarnation of the witch. It will mislead your way. Let me accompany you. ”(ini adalah inkarnasi dari seorang penyihir. Dia menunjukkanmu jalan yang salah. Biarkan aku menemanimu)


Scene 8
They arrived at a hut in the Dadapan village to asked for some water to drink(mereka sampai di sebuah gubuk di kampung Dadapsn untuk meminta minuman)

Inu Kertapati : “excuse me.”(permisi)
The Old Man: “may I ask for some water?” (boleh aku minta air?)
The Old Woman: “of course,wait a minute.” (tentu saja,  tunggu sebentar)
The Old Man: “okay.” (baiklah)

Inu Kertapati saw Dewi Kirana from the window(Inu Kertapati melihat Dewi Kirana dari Jendela)

Inu Kertapati : “this is you, Dewi Kirana?” (apakah ini kamu,  Dewi Kirana?)

Dewi Kirana turned (Dewi Kirana berbalik)

Dewi Kirana : “raden Inu Kertapati?” (embrace)(Raden Inu Kertapati?) dengan wajah malu.

The curse was gone. The old man and the old woman come happy with their meeting. And they back to the pallace(sihirnya menghilang. Lelaki tua dan wanita tua itu menjadi bahagia dengan pertemuan mereka. Dan mereka kembali ke kerajaan)


Scene 9
They arrived at the palace (mereka sampai ke kerajaan)

Dewi Kirana : “you are very cruel, Galuh.”(kau sangat jahat, Galuh)
Inu Kertapati : “you will get a punishment from the king.” (kau akan mendapat hukuman dari Raja)
Dewi Galuh: “what do you mean?this is immposible! You! You!you! dewi kirana! No! It’s immposible……..” (apa maksudmu?  Ini tidak mungkin!  Kau! Kau! Kau! Dewi Kirana?  Tidak ini tidak mungkin… )

Dewi Galuh run away from the pallace and plunged into the revine (Dewi Galuh lari dari kerjaan dan terjatuh ke jurang)


Scene 10
Inu Kertapati dan Dewi Kirana merried (Inu Kertapati dan Dewi Kirana menikah)

Dewi Kirana : “kanda, I feel so happy.” (Kanda,  aku sangat bahagia)
Inu Kertapati : “me too, dinda.” (aku juga,  Dinda)
The old man and the old woman who very kind with them also stayed at the pallace. All of they, lived happily ever after.(lelaki dan wanita tua yang sangat baik dengan mereka juga tiggal di kerajaan.  Semua dari mereka hidup bahagia selamanya )

Moral; sifat iri tidak akan mengantarkanmu pada kebahagian. Iri dan dengki hanya akan mengantarmu pada kehancuran.

 

Semoga contoh drama diatas dapat menjadi sumber belajar yang bergun, semoga dapat membantu teman – teman semua dalam mengenrjakan tugas sekolah. Teruslah belajar bahasa Inggris dan mengenalkan budaya – budaya kita menggunakan bahasa Inggris. Hal tersebut merupakan salah satu cara untuk mempertahankan budaya tanah air kita Indonesia.

Advertisement
Advertisement